SOP Pemilihan Pejabat Jurusan

STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) AKADEMIK

No:
                    SOP                                                  PEMILIHAN PEJABAT JURUSAN
Tanggal: 1 Januari 2011                         Rev: 1
Ditetapkan Ketua Jurusan                       Dr. Ir. Agusabti, MSi. 
 
 
  

I.  TUJUAN

Standar Operasional Prosedur (SOP) ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai :

  1. Prosedur pemilihan Ketua Jurusan/Program Studi Agribisnis
  2. Prosedur pemilihan Sekretaris Ketua Jurusan/Program Studi Agribisnis
  3. Prosedur pemilihan Ketua Laboratorium Jurusan/Program Studi Agribisnis

  

II. RUANG LINGKUP

a. Pemilihan Ketua Program Studi Agribisnis

b. Pemilihan Sekretaris Program Studi Agribisnis

c. Pemilihan Kepala Laboratorium

  

III. DEFINISI

  1. Ketua Jurusan/Program Studi adalah orang yang dipilih sesuai prosedure dan menjadi pimpinan tertinggi pada Jurusan/Program Studi Agribisnis, yang memimpin selama 4 tahun.
  2. Sekretaris Jurusan/Program Studi adalah orang yang dipilih sesuai prosedure dan menjadi wakil ketua Jurusan/Program Studi Agribisnis, yang memimpin selama 4 tahun.
  3. Kepala Laboratorium Jurusan/Program Studi adalah orang yang dipilih sesuai prosedur dan bertanggungjawab terhadap kelangsungan kegiatan laboratorium PSA

 

IV. REFERENSI

  1. Pasal 66 Statuta UNSYIAH tentang Pelaksana Akademik,
  2. SK Rektor Universitas Syiah Kuala No. 141 Tahun 2007.
  3. Peraturan Universitas Syiah Kuala lainnya tentang pemilihan Ketua Jurusan
  4. Buku panduan akademik universitas Syiah Kuala

 

V. PERSYARATAN

  1. Syarat dan kriteria calon Ketua dan Sekretaris PSA: Mengacu pada SK Rektor Universitas Syiah Kuala No. 141 Tahun 2007.
  2. Masa jabatan Ketua dan Sekretaris PSA adalah 4 tahun dan dapat diangkat kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 kali masa jabatan berturut-turut.

 

V.   VI. PROSEDUR :

A.Tata Cara Pemilihan Program Studi

    1. Calon Ketua PSA diseleksi berdasarkan usulan dari dosen dengan memperhatikan kriteria yang telah ditentukan oleh Universitas.
    2. Jurusan menanyakan kesediaan calon untuk menjadi calon ketua prodi, yang dituangkan dalam surat pernyataan kesediaan.
    3. Calon ketua prodi sekurang-kurangnya terdiri dari tiga orang yang telah memenuhi syarat ketentuan yang berlaku.
    4. Pemilihan dilakukan dengan mengedepankan asas musyawarah, namun apabila musyawarah tidak membuahkan hasil, maka pemilihan dilakukan melalui voting.
    5. Hasil pemilihan akan dituangkan dalam berita acara yang mencantumkan nama-nama calon yang diusulkan kepada Dekan untuk ditetapkan menjadi Ketua PSA

 

B.Tata Cara Pemilihan Sekretaris Program Studi

    1. Pemilihan sekretaris program studi dilakukan setelah pemilihan ketua program studi.
    2. Calon Sekretaris PSA diseleksi berdasarkan usulan dari dosen dengan memperhatikan kriteria yang telah ditentukan oleh Universitas.
    3. Jurusan menanyakan kesediaan calon untuk menjadi calon sekretaris prodi, yang dituangkan dalam surat pernyataan kesediaan.
    4. Calon sekretaris prodi sekurang-kurangnya terdisi dari tigaPemilihan dilakukan dengan mengedepankan asas musyawarah, namun apabila musyawarah tidak membuahkan hasil, maka pemilihan dilakukan melalui voting.
    5. Hasil pemilihan akan dituangkan dalam berita acara yang mencantumkan nama-nama calon yang diusulkan kepada Dekan untuk ditetapkan menjadi Sekretaris PSA.

 

C.Tata Cara Pemilihan Ketua Laboratorium PSA

a. Pemilihan Kepala Laboratorium dilakukan apabila Kepala Laboratorium lama berhenti menjabat dengan syarat:

      • Meninggal dunia/pensiun
      • Melanjutkan studi
      • Tidak mampu mengembani tugas karena alasan kesehatan yang dibuktikan dengan surat dokter

b. Calon Kepala Laboratorium harus memenuhi persyaratan:

      • Dosen aktif
      • Memiliki Jabatan fungsional minimal Lektor
      • Tidak merangkap jabatan (misalnya: kepala laboratorium lain, Ketua Jurusan atau Sekretaris Jurusan, pembantu dekan, ataupun jabatan struktural lainnya)

c. Pemilihan Ketua Laboratorium dapat dilakukan dengan 3 cara:

      • Penunjukan langsung oleh Ketua PSA sesuai dengan kriteria calon
      • Musyawarah dalam rapat jurusan
      • Ketua PSA menawarkan tiga calon (sesuai dengan kriteria calon) dan selanjutnya dilakukan pemilihan suara secara voting.

d. Jika proses pemilihan yang diputuskan dari rapat jurusan secara voting maka Ketua PSA mempersiapkan proses voting melalui rapat dosen PSA

e. Dosen yang mendapatkan suara terbanyak ditentukan sebagai calon terpilih

f. Proses pemilihan dibuat dalam berita acara dan disimpan pada arsip

g. Jurusan membuat surat pengajuan pegantian kepala laboratorium ke fakultas untuk selanjutnya diproses untuk pengajuan SK

  

Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian
Ketua Jurusan,

 

Dr. Ir. Agussabti, Msi
NIP. 196804081993031004